UEFA Hukum Real Madrid Atas Kasus Rasis di Liga Champion
X Poker Online Terpercaya Main303.com Situs Poker

UEFA Hukum Real Madrid Atas Kasus Rasis di Liga Champion

09 Jun, 2014

Liga Champion telah berakhir pekan lalu,dengan Real Madrid keluar sebagai juara. Impian Madrid untuk memburu gelar La Decima akhirnya terwujud di tahun ini. Namun ada kasus yang mencoreng euforia El Real dalam Liga Champion musim ini. Kasus rasis yang dilakukan fans Real Madrid terhadap kesebelasan Bayern Munich pada laga semifinal adalah penyebabnya. Insiden rasis ini terjadi kala El Real menjamu FC Bavarian di Santiago Bernabeu pada tnggal 23 aspril lalu. Suporter El Real mengibarkan bendera dengan lambang nazi yang notabene lahir di negara Jerman negara asal klub Bayern Munich.

Real Madrid

Prediksi Bola Jitu Pada laga ini real madrid sukses menang tipis atas Bayern Munich. Kasus rasis memang tengah gencar diperangi oleh UEFA. Aturan dan hukuman tentang rasisme sudah terpampang dan tertulis jelas dalam undang-undang UEFA. Atas hal ini El Real mendapat hukuman untuk mengosongkan sektor 120 dan 122 dimana tempat insiden tersebut muncul. Selain itu pihak El Real juga harus memasang banner say no to racism di sektor tersebut untuk satu laga kandang UEFA berikutnya.
Pihak El Real meminta maaf atas kasus tersebut dan bersedia menjalani hkuman yang telah dijatuhkan UEFA. Hal ini merupakan di luar kontrol dari manajemen klub El Real.

Seperti kasus-kasus rasis yag terjadi di sepak bola merupakan inisiatif dan tindakan yang dilakukan suporter pribadi dan pihak klub tak tahu menahu soal ini. Namun pihak klub harus tetap bertanggung jawab atas tindakan tersebut,otomatis hal ini merugikan pihak El Real sendiri. Diharapkan kasus rasis seperti ini tidak akan terjadi lagi,mengingat sepak bola adalah pemersatu negara-negara bukan pemecah atau pemicu perang. Insiden ini merupakan ironi bagi El Real, dimana El Real harus mrayakan kemenangan ke sepuluhnya sekaligus menerima sanksi dari UEFA. Semoga hal ini menjadi pelajaran untuk para suporter agar menjadi lebih dewasa dalam memberikan dukungan untuk tim kesayangannya.

About the author

Related Posts